Investai Syariah II

JENIS JENIS INDEKS SAHAM
A.     Jakarta Islamic index (JII)
Jakarta Islamic Index atau biasa disebut JII adalah salah satu indeks saham yang ada di Indonesia yang menghitung index harga rata-rata saham untuk jenis saham-saham yang memenuhi kriteria syariah.[1] Jakarta Islamic Index (JII) adalah index bursa saham atau index harga rata-rata saham yang mulai dibuat pada tanggal 3 Juli 2000 untuk memfasilitasi perdagangan perusahaan publik yang dijalankan sesuai prinsip syariah. Prinsip-prinsip syariah tersebut diantaranya melarang perusahaan yang sahamnya tercantum untuk melakukan aktivitas usaha dengan dasar judi, spekulasi, melakukan sistem perbankan secara konvensional, memproduksi atau memperdagangkan makanan/minumam yang haram, menyediakan barang/jasa yang merusak moral & kesehatan.[2]
Saham yang termasuk JII berjumlah 30 dan akan dievaluasi setiap 6 bulan sekali berdasarkan laporan keuangan, kapitalisasi market, & prinsip syariah yang dipegang.
Untuk mengetahui daftar saham tersebut klik disini

B.     LQ 45
LQ 45 merupakan salah satu indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana indeks tersebut diperoleh dari perhitungan 45 emiten dengan seleksi kriteria seperti penilaian atas likuiditas. Yang dimaksud dengan penilaian atas likuiditas adalah seleksi atas emiten-emiten tersebut juga dengan mempertimbangkan kapitalisasi dari pasar.[3]
Di Bursa Efek Indonesia (BEI) selain memiliki Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga memiliki indeks yang bernama LQ45. Indeks LQ45 adalah indeks yang berisi 45 saham terpilih yang memiliki likuiditas tinggi sehingga mudah untuk diperdagangkan. Nama LQ sendiri memiliki arti LiQuid dan angka 45 memiliki arti 45 saham yang berada di dalamnya, adapula nomor 45 dipilih karena merupakan simbol tahun kemerdekaan bangsa Indonesia tahun 1945. Indeks LQ45 terbitkan pada bulan Februari 1997. Namun untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang, hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994, dengan nilai indeks sebesar 100.
Kriteria dari pemilihan 45 saham yang ada di LQ45 adalah sebagai berikut:
1.      Masuk dalam 60 besar perusahaan yang memiliki nilai kapitalisasi terbesar dalam 12 bulan terakhir
2.      Masuk dalam 60 besar perusahaan yang memiliki nilai transaksi
3.      perdagangan saham terbesar dalam 12 bulan terakhir.
4.      Sudah listing di Bursa Efek Indonesia setidaknya minimal 3 bulan
5.      Memiliki keuangan yang baik, prospek yang bagus dan nilai transaksi yang besar serta frekuensi perdagangan yang tinggi.[4]

C.     Indeks Kompas 100 
Indeks kompas 100 adalah suatu indeks saham dari 100 saham perusahaan publik yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Indeks Kompas100 secara resmi diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerjasama dengan koran Kompaspada hari Jumat tanggal 10 Agustus 2007. Saham-saham yang terpilih untuk dimasukkan dalam indeks Kompas100 ini selain memiliki likuiditas yang tinggi, serta nilai kapitalisasi pasar yang besar, juga merupakan saham-saham yang memiliki fundamental dan kinerja yang baik.

E.       IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (disingkat IHSG, dalam Bahasa Inggris disebut juga Indonesia Composite Index, ICI, atauIDX Composite) merupakan salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI; dahulu Bursa Efek Jakarta (BEJ)). Diperkenalkan pertama kali pada tanggal 1 April 1983, sebagai indikator pergerakan harga saham di BEJ, Indeks ini mencakup pergerakan harga seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI. Hari Dasar untuk perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982. Pada tanggal tersebut, Indeks ditetapkan dengan Nilai Dasar 100 dan saham tercatat pada saat itu berjumlah 13 saham.[5]
Indeks Harga Saham Gabungan (composite) atau IHSG mempunyai beberapa fungsi atau gambaran kinerja suatu bursa diantaranya, yaitu: 
1.      Sebagai indikator trend pasar.
2.      Sebagai indikator tingkat keuntungan.
3.      Sebagai Benchmark kinerja suatu portofolio.
4.      Memfasilitasi pembentukan portopolio dengan strategi pasif.
5.      Indeks Harga Saham Gabungan merupakan indikator utama yang menggambarkan pergerakan harga saham di pasar modal. Umumnya semua indeks harga saham gabungan (composite) di berbagai negara menggunakan metode rata-rata tertimbang termasuk di Bursa Efek Indonesia.[6]





[1] https://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta_Islamic_Index
[2] http://agenprusyariah.com/jakarta-islamic-index/
[3] http://finance.detik.com/bursa-valas/3298411/mengenal-lq-45
[4] http://www.stockdansaham.com/2016/10/pengertian-dan-definisi-saham-lq45.html
[5] https://id.wikipedia.org/wiki/Indeks_Harga_Saham_Gabungan
[6] http://www.gomarketingstrategic.com/2016/06/pengertian-indeks-harga-saham-gabungan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menjaga lingkungan ala milenial

            Menjaga lingkungan?, generasi milineal?. Hemmm,hemmm hemmm (no sabyan). Okay kita lanjut guys. Sebelumnya   reader udah tau b...